Tes Baum juga disebut dengan tree drawing test atau tes pohon, lalu Tes Baum itu untuk mengukur apa? Kamu akan mengetahuinya dengan memahami pengertian serta manfaat atau fungsi dari Tes Baum itu sendiri.
Tes ini diciptakan oleh Emil Jucker pada awalnya, kemudian dikembangkan oleh Charles Koch dan kini digunakan untuk psikotes. Tes Baum banyak digunakan sebagai cara untuk menyeleksi karyawan baru pada suatu perusahaan.
Foto: pexels.com
Tes ini cukup unik, karena kamu akan disuruh menggambar pohon dan dari pohon tersebut bisa dinilai kepribadian kamu. Namun terdapat aturan-aturan dalam Tes Baum agar hasilnya optimal, misalkan ada beberapa tumbuhan yang tidak boleh digambar.
Sebelum masuk pada penjelasan fungsi Tes Baum itu untuk mengukur apa? Kamu harus pahami dulu pengertian dasar dari Tes Baum. Tes yang resmi dipublikasikan sejak 1959 ini tentu memiliki konsep dan prinsip dasar yang harus dipahami.
Tes Baum atau disebut juga tes pohon pada merupakan salah satu jenis psikotes yang berguna untuk menilai karakter dan kepribadian dari seseorang. Menariknya, tes ini menggunakan objek pohon sebagai wujud ekspresi kepribadian seseorang.
Melalui gambar pohon, dapat dinilai dari bentuk gambar, kelengkapan gambar, kerapian, cara menggambar, dan aspek lainnya. Pohon memiliki makna filosofis yang memberikan keteduhan untuk makhluk hidup, sehingga punya banyak makna.
Lalu pohon pada Tes Baum itu untuk mengukur apa? Yaitu untuk mengukur ego, emosionalitas, kepekaan seseorang, sikap seseorang, serta bagaimana orang tersebut bisa beradaptasi dengan lingkungan di sekitarnya.
Sebagai salah satu jenis psikotes, tentu Tes Baum memiliki beberapa kriteria atau ketentuan. Ketentuan ini juga berhubungan dengan tata cara melakukan Tes Baum yang kerap digunakan untuk seleksi karyawan baru di suatu perusahaan.
Setelah mengetahui Tes Baum itu untuk mengukur apa? Berikutnya kamu harus mengetahui apa saja hal penting yang menjadi ketentuan dalam Tes Baum. Jangan sampai kamu tidak memahami karena bisa mengurangi hasil dari psikotes.
Baca juga Cara Lolos Psikotes Gambar Pohon
Berbeda dengan jenis tes lainnya, Tes Baum memiliki langkah-langkah atau instruksi tertentu. Instruksi dalam Tes Baum juga berkaitan dengan penjelasan Tes Baum itu untuk mengukur apa? Oleh karena itu, penting untuk menyimak instruksinya.
Setelah mengetahui langkah-langkah atau instruksi dan Tes Baum itu untuk mengukur apa? kamu bisa mulai berlatih menggambar pohon sesuai dengan ketentuan yang benar dalam Tes Baum untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Tes Baum berguna untuk menginterpretasikan kepribadian dan sikap kamu dengan menilai gambar pohon. Meskipun langkah-langkahnya secara umum sama, namun penilaiannya berbeda-beda, tergantung pada masing-masing penguji atau perusahaan.
Penilaian akan dilakukan mulai dari bagian mahkota pada pohon, cabang, ranting, batang, hingga akar pada pohon. Untuk lebih memahami Tes Baum itu untuk mengukur apa? Simak penjelasan lebih jelas mengenai penilaiannya berikut ini.
Bagian mahkota terdiri dari daun, bunga, serta buah pada pohon yang akan kamu gambar. Jika bagian mahkota kamu gambar dengan lengkap, maka menunjukkan cita-cita, etika, kebahagiaan, kontak sosial, dan kebanggaan diri.
Jika banyak daunnya, maka menunjukkan bahwa kamu mampu mengintrospeksi diri dan punya pemikiran mendalam ketika menyelesaikan masalah. Jika tanpa daun, artinya kamu tidak ingin buang waktu.
Gambar bunga menjadi tanpa bahwa kamu adalah orang yang selalu bahagia dan ceria. Jika ada buahnya, maka kamu dianggap manusia yang bahagia atas hasil dari usaha yang telah kamu lakukan.
Selanjutnya bagian cabang, dahan, dan ranting pada pohon menunjukkan bagaimana kamu mampu mengorganisasi sesuatu. Juga bagaimana cara kamu memperoleh kekuasaan ketika berada di lingkungan yang kamu tempati.
Jika kamu menggambar cabang atau dahan, berarti kamu punya sifat yang realistis dan lebih dominan menggunakan otak kiri. Tapi jika kamu tidak menggambarnya, artinya kamu punya sifat intuitif dan dominan otak kanan.
Jika kamu menggambar bagian batangnya, maka kamu tipe orang yang menyalurkan motivasi pada diri kamu sendiri. Jika gambar batangnya lebar, maka kamu dinilai punya kekuatan emosional.
Sedangkan jika gambar batang kamu ramping, maka artinya kamu punya sifat yang lebih fleksibel. Batang yang ringan juga menandakan kamu lebih terbuka pada lingkungan di sekitarmu.
Akar memiliki makna filosofis sebagai sejarah dan tradisi yang diwariskan terus menerus. Akar menunjukkan bagaimana kamu dapat memahami diri kamu sendiri, serta bertekad untuk mengembangkan diri lebih baik.
Jika kamu memposisikan pohon di tengah, maka kamu siap melakukan apapun. Jika pohonnya ada di bawah, kamu cenderung melakukan riset untuk meyakinkan diri. Jika diatas, kemu cenderung orang yang pasrah.
Arah pohon ke kiri menandakan kamu punya sifat introvert dan cenderung lebih konservatif. Jika arahnya ke kanan, maka kamu punya sifat extrovert, suka tindakan, dan bisa mengungkapkan apa yang dipikirkan.
Besar kecil serta tinggi rendahnya pohon dapat menjadi ukuran sifat percaya diri dan hasrat kamu untuk berprestasi dan mencapai mimpimu. Juga berkaitan dengan cara kamu mengelola keuangan, dan membereskan semua pekerjaan.
Lihat cara gambar pohon apel dengan benar
Sekarang kamu sudah tahu pengertian dan tujuan dari Tes Baum itu untuk mengukur apa? Kamu juga tahu bagaimana kriteria penilaian yang optimal dalam Tes Baum sehingga bisa mendapat nilai yang optimal.
Cek juga Kisi-kisi Psikotes Toyota Astra Motor